5-Hidroksimetilfurfural (HMF) adalah senyawa platform bernilai tinggi yang dikonversi dari gula biomassa di bidang kimia ramah lingkungan dan konversi biomassa, dan memimpin revolusi dari sumber daya terbarukan ke bahan kimia berkualitas. Dalam penyusunan HMF, teknologi konversi katalitik menjadi penghubung inti yang menentukan efisiensi konversi, selektivitas produk, dan biaya produksi. Berikut ini akan dibahas secara mendalam beberapa teknologi konversi katalitik utama yang digunakan dalam pembuatan HMF.
1. Teknologi katalisis asam
Katalisis asam adalah salah satu metode yang paling klasik dan banyak digunakan untuk pembuatan HMF. Dengan menggunakan asam anorganik (seperti asam klorida, asam sulfat) atau asam organik (seperti asam format, asam asetat) sebagai katalis, reaksi dehidrasi heksosa (terutama fruktosa) dipromosikan dalam kondisi yang sesuai untuk menghasilkan HMF. Metode ini mudah dioperasikan, namun terdapat permasalahan seperti korosi pada peralatan, kesulitan dalam pemisahan produk dan pengolahan limbah cair. Dalam beberapa tahun terakhir, katalis asam padat seperti bahan karbon yang difungsikan asam sulfonat, oksida logam, dll. secara bertahap menarik perhatian karena mudah diperoleh kembali, dapat digunakan kembali, dan ramah lingkungan.
2. Teknologi katalisis basa
Berbeda dengan katalisis asam, teknologi katalisis basa menggunakan kondisi basa untuk mendorong reaksi isomerisasi dan dehidrasi fruktosa untuk menghasilkan HMF. Metode ini biasanya memiliki tingkat konversi dan selektivitas yang tinggi, namun lingkungan basa dengan mudah menyebabkan degradasi HMF lebih lanjut dan mengurangi hasil produk. Pengembangan katalis basa yang efisien dan stabil serta optimalisasi kondisi reaksi telah menjadi fokus penelitian di bidang ini.
3. Teknologi katalisis bifungsional
Untuk mengatasi keterbatasan katalis tunggal, para peneliti telah mengusulkan strategi katalitik bifungsional. Teknologi ini mengintegrasikan dua atau lebih situs aktif dengan fungsi katalitik berbeda ke dalam katalis yang sama untuk mencapai metode satu pot untuk reaksi isomerisasi dan dehidrasi fruktosa. Katalis bifungsional dapat meningkatkan hasil dan selektivitas HMF, menyederhanakan aliran proses, dan mengurangi biaya. Beberapa katalis bifungsional asam-basa yang didukung oksida logam menunjukkan kinerja yang sangat baik dalam pembuatan HMF.
4. Teknologi biokatalisis
Teknologi biokatalisis telah menunjukkan potensi besar dalam pembuatan HMF dengan kondisi reaksi yang ringan, selektivitas tinggi dan ramah lingkungan. Dengan menggunakan mikroorganisme atau enzim sebagai katalis, konversi fruktosa menjadi HMF dapat dicapai pada suhu dan tekanan kamar. Namun, stabilitas dan laju reaksi biokatalis masih menjadi hambatan utama yang membatasi penerapannya dalam industri. Saat ini, para peneliti sedang mengerjakan transformasi dan optimalisasi biokatalis melalui rekayasa genetika, rekayasa protein, dan cara lainnya.
Ada banyak teknologi konversi katalitik dalam persiapan HMF, yang masing-masing memiliki kelebihan dan tantangan tersendiri. Dengan kemajuan dan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkelanjutan, teknologi konversi katalitik yang lebih efisien, ramah lingkungan dan ekonomis akan dikembangkan di masa depan, yang akan mendorong industri HMF ke tingkat yang lebih tinggi. Hal ini juga akan mendorong pemanfaatan yang efektif dan pembangunan berkelanjutan sumber daya biomassa, serta menghadirkan solusi energi dan kimia yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan bagi masyarakat manusia.